SMAK Frateran Malang, Cetak Pemimpin Berintegritas Dan Tangguh

NEW MALANG POS, MALANG- Dengan serentak 24 siswa calon pengurus OSIS-MPK SMAK Frateran Malang mengucapkan kesiapan mereka menjadi pemimpin yang berintegritas. Di apel pembukaan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2021, Sabtu (27/11) lalu, komitmen itu diucapkan. “Saya siap menjadi pemimpin berintegritas dengan semangat hati tangguh,” kata mereka.

Kalimat itu, merupakan tema dari LDKS SMAK Frateran tahun ini. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin sebagai upaya menyiapkan para calon pemimpin yang ideal. Dalam hal ini Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).

LDKS tahun ini digelar selama dua hari. Dilaksanakan secara luring dengan peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dihadiri oleh tokoh-tokoh penting untuk mengisi materi sebagai narasumber. Diantaranya Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wakil Rektor III STFT Widya Sasana Malang, dan Tim BPBD Kota Malang. Juga hadir untuk memberikan materi Pama Mako Korpaskhas, Letda. Aldi Leonardo Lepa, S.Tr yang juga alumni SMAK Frateran.

Kepala SMAK Frateran Markus Basuki, M.Pd mengatakan LDKS lebih dari sekedar mempersiapkan pemilihan pengurus OSIS. Tetapi juga memberikan latihan kepemimpinan, hidup berdemokrasi dan jalan hidup sukses menjadi pemimpin di masyarakat. “LDK ini bukan hal sederhana, tetapi menjadi bagian pendidikan yang utuh di sekolah kami,” katanya.

Ia berharap para tokoh yang hadir bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi para peserta.  Memberikan bekal ilmu leadership dan pemahaman terhadap ilmu kemasyarakatan, sistem kenegaraan, proses demokrasi, hingga situasi politik yang berkembang. “Ilmu-ilmu itu sebagai tambahan wawasan bagi siswa, karena semua itu tidak mereka dapatkan di dalam kelas,” ujar Markus.

LDKS momentum untuk mempersiapkan generasi masa mendatang. 25 siswa yang menjadi peserta merupakan hasil seleksi dari ratusan siswa lainnya. Sebab di masa mendatang yang menjadi pemimpin adalah mereka yang terpilih.

Sementara pemilihan ketua OSIS-MPK, kata Markus, merupakan miniatur dari Pilkada. Seluruh siswa SMAK Frateran terlibat dalam proses demokrasi. Para calon kandidat diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misinya. “Semua tahapan ini merupakan miniatur Pilkada di masyarakat, mulai dari kampanye hingga pemilihan,” imbuhnya.

Waka Kesiswaan SMAK Frateran Malang Yosephin Lilin Setyawati, S.Pd menyampaikan, bahwa menjadi pengurus OSIS dan MPK tidak sekedar mengikuti organisasi. Namun jiwa kepemimpinan  benar-benar terpatri di dalam dada. Sehingga dimanapun sikap dan tingkah laku mencerminkan seorang pemimpin yang berintegritas.

Melalui kegiatan ini peserta LDKS dilatih untuk dapat memimpin diri sendiri dan organisasi, sehingga selanjutnya dapat bekerjasama dengan sekolah dalam berbagai program. “Harapan kami nantinya dapat terwujud para pemimpin dengan karakter Pancasila, nasionalis dan hati yang tangguh,” ucap Lilin, sapaan akrabnya, saat menjadi pembina upacara pembukaan LDKS 2021.

Ia mengungkapkan SMAK Frateran berkomitmen mencetak generasi dengan pribadi yang rendah hati dan kejujuran. Dua nilai tersebut ditanamkan dengan kuat, sehingga kepemimpinan tidak berhenti di kegiatan LDKS.  Tetapi berlanjut hingga masa-masa yang akan datang. “Jadilah pemimpin yang layak untuk dibanggakan,” tegasnya.

Sementara itu dalam materinya Wakil Rektor III STFT Widya Sasana Malang Dr. Antonius Denny Firmanto menyampaikan motivasi kepada peserta LDKS. Ia mengatakan masa muda yang dimanfaatkan untuk organisasi maka akan membentuk karakter leadership yang tangguh di masa yang akan datang.

Organisasi membentuk pribadi yang cakap dan peduli pada lingkungan. Juga melatih daya kritis dalam menyikapi fenomena sosial. “Maka organisasi itu penting diikuti sejak usia muda. Ini kesempatan emas bagi kalian,” katanya.

Antonius juga memaparkan karakter seorang pemimpin yang ideal dan berintegritas. Diantaranya dapat menjaga kepercayaan orang lain, bertanggung jawab dan menjadi teladan. Pemimpin juga membantu yang dipimpinnya untuk tumbuh dan berkembang. “Ia selalu mengedepankan kepentingan orang lain dan mau bekerja keras. Hatinya penuh kerelaan untuk berkorban,” tuturnya.

Menurut Antonius, kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Semakin kuat pengaruhnya, maka semakin kuat kepemimpinannya. “Pemimpin bukan gagasan untuk memerintah. Tapi mempengaruhi. Dalam proses mempengaruhi harus ada kesadaran berinteraksi,” tandasnya. (sir/imm/udi)

Artikel Berita dapat dilihat di https://newmalangpos.id/smak-frateran-malang-cetak-pemimpin-berintegritas-dan-tangguh

Tinggalkan Balasan